Berita  

FKUB Kota Bekasi Bagikan Strategi Membangun Kerukunan kepada FKUB Kota Makassar

ELEGANNEWS KOTA BEKASI 

Keberhasilan Kota Bekasi dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis menarik perhatian daerah lain. Hal itu terlihat saat Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Makassar melakukan studi tiru ke FKUB Kota Bekasi pada Sabtu (18/7) untuk mempelajari berbagai strategi yang diterapkan sehingga Kota Bekasi dikenal sebagai salah satu daerah dengan capaian Indeks Kota Toleran yang baik.

Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat kerja FKUB Kota Bekasi itu dipimpin langsung oleh Ketua FKUB Kota Bekasi, H. Abdul Manan, yang memaparkan pengalaman serta berbagai praktik baik dalam membina masyarakat yang majemuk. Ia menjelaskan bahwa menjaga kerukunan tidak hanya dilakukan ketika terjadi persoalan, tetapi melalui pembinaan yang berkelanjutan, dialog lintas agama, komunikasi yang intensif dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat, serta sinergi bersama Pemerintah Kota Bekasi.

Dalam kesempatan tersebut, Abdul Manan menyampaikan bahwa kunjungan studi tiru ini merupakan sebuah kehormatan sekaligus kebanggaan bagi FKUB Kota Bekasi. Menurutnya, kesempatan berbagi pengalaman dengan daerah lain menunjukkan bahwa upaya menjaga kerukunan yang selama ini dibangun di Kota Bekasi mendapat perhatian secara luas.

“Suatu bentuk kebanggaan bagi FKUB Kota Bekasi dapat membagikan cara, pengalaman, dan strategi yang selama ini kami lakukan dalam membina kerukunan masyarakat kepada kota lain. Kami berharap apa yang kami sampaikan dapat menjadi inspirasi dan memberi manfaat bagi daerah lain dalam memperkuat toleransi dan harmoni sosial,” ujar Abdul Manan.

Sebagai lembaga berinteraksi langsung dengan masyarakat, FKUB Kota Bekasi menekankan pentingnya pendekatan persuasif dan kolaboratif dalam merangkul seluruh elemen masyarakat yang heterogen. Pendekatan tersebut dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas sosial, memperkuat semangat toleransi, serta menciptakan kehidupan yang aman, damai, dan saling menghormati di Kota Bekasi.

Studi tiru ini diharapkan semakin mempererat hubungan antardaerah sekaligus menjadi wadah pertukaran pengalaman dalam mengembangkan program-program kerukunan umat beragama, sehingga praktik-praktik baik yang telah diterapkan di Kota Bekasi dapat menjadi referensi bagi daerah lain dalam membangun masyarakat yang rukun dan harmonis. ( Hery Sulistyo )