ELEGANNEWS JAMBI
Pondok Pesantren Diniyyah Al-Azhar Muara Bungo akan memperingati Milad ke-49 pada 5 Agustus 2026 dengan mengusung tema “Menjaga Tradisi, Terus Berinovasi”. Memasuki usia hampir setengah abad, lembaga pendidikan Islam tersebut tidak sekadar merayakan hari jadinya, tetapi juga menjadikannya sebagai momentum memperkuat komitmen dalam mengembangkan pendidikan yang memadukan nilai-nilai keislaman, tradisi pesantren, serta inovasi pendidikan modern.
Rangkaian kegiatan milad telah disusun sejak akhir Juli hingga awal Agustus 2026. Beragam agenda disiapkan, mulai dari kompetisi pelajar, pertunjukan seni, seminar nasional, tabligh akbar, resepsi milad, hingga jalan santai yang melibatkan keluarga besar Diniyyah Al-Azhar dan masyarakat.

Ketua panitia menjelaskan, rangkaian kegiatan tersebut dirancang tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga ruang pembinaan karakter, pengembangan bakat, penguatan ukhuwah, dan syiar pendidikan Islam.
Agenda pertama diawali dengan Diaz Competitions yang berlangsung pada 31 Juli hingga 5 Agustus 2026 di Kampus Diniyyah Al-Azhar Bungo. Kompetisi ini menjadi wadah bagi para peserta didik untuk menampilkan kemampuan akademik maupun nonakademik dalam suasana kompetitif yang sehat.
Selanjutnya, pada 1-2 Agustus 2026, akan digelar STIGMA Competition (Spectacular Inauguration Marching Arts) 2026 di GOR Serunai, kawasan MTQ Lama, Kabupaten Bungo. Ajang tersebut mempertemukan berbagai kelompok marching arts dalam sebuah pertunjukan yang memadukan disiplin, kreativitas, dan seni pertunjukan.
Momentum religius menjadi salah satu bagian penting dalam peringatan milad tahun ini. Pada Ahad, 2 Agustus 2026, Diniyyah Al-Azhar akan menggelar Tabligh Akbar, Dzikir, dan Doa Bersama di Panggung Imam Syafii, Kampus Diniyyah Al-Azhar Bungo.
Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 hingga 12.00 WIB itu terbuka untuk umum dengan ketentuan berpakaian putih-putih.
Tabligh akbar akan menghadirkan Dr. (H.C.) M. Subki Al-Bughury, S.Sos.I., M.Ag, seorang dai nasional yang dikenal aktif menyampaikan dakwah di berbagai daerah di Indonesia.
Kehadiran M. Subki Al-Bughury diharapkan tidak hanya memberikan tausiyah keagamaan, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan dan refleksi atas perjalanan panjang Diniyyah Al-Azhar dalam membangun pendidikan berbasis nilai-nilai Islam.
Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut dengan Seminar Nasional pada 3 Agustus 2026 di panggung utama Kampus Diniyyah Al-Azhar Bungo. Seminar tersebut menjadi ruang diskusi mengenai berbagai isu pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia di tengah tantangan perubahan zaman.
Puncak peringatan Milad ke-49 akan berlangsung pada 5 Agustus 2026 melalui Resepsi Milad, yang menjadi momentum silaturahmi seluruh keluarga besar Diniyyah Al-Azhar, mulai dari pendiri, pengurus yayasan, guru, tenaga kependidikan, alumni, peserta didik, hingga para mitra.
Sementara itu, kegiatan akan ditutup dengan Jalan Santai pada 6 Agustus 2026 di Lapangan Utama Kampus Diniyyah Al-Azhar Bungo. Agenda ini diharapkan menjadi simbol kebersamaan sekaligus mengajak masyarakat membangun gaya hidup sehat.
Selama hampir lima dekade, Diniyyah Al-Azhar Muara Bungo berkembang menjadi salah satu lembaga pendidikan Islam terpadu di Provinsi Jambi. Lembaga ini mengelola pendidikan mulai dari jenjang usia dini hingga pendidikan menengah, dengan pendekatan yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan, pembinaan karakter, penguasaan bahasa asing, serta penguatan nilai-nilai keislaman.
Dalam pengembangan akademiknya, Diniyyah Al-Azhar juga menjalin kolaborasi dengan sejumlah institusi, di antaranya jaringan Al-Azhar Cairo-Egypt dan Cambridge University Press, sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pendidikan dan memperluas wawasan global peserta didik.
Tema “Menjaga Tradisi, Terus Berinovasi” menjadi cerminan arah pengembangan lembaga. Tradisi pesantren yang telah dibangun sejak berdiri pada 5 Agustus 1977 dipertahankan sebagai fondasi pendidikan, sementara inovasi terus dilakukan agar mampu menjawab kebutuhan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar yang menjadi identitas lembaga.
Memasuki usia ke-49, Diniyyah Al-Azhar tidak hanya memperingati perjalanan panjang sebuah institusi pendidikan. Milad menjadi momentum memperteguh komitmen untuk terus melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak, adaptif terhadap perubahan, serta siap memberikan kontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan dunia.













