Wartawan Pokja Bekasi Minta Pers dua arah, Bukan Karpet Merah. Prokompim Bekasi Janji Komunikasikan ke Diskominfostandi

ELEGANNNEWS KOTA BEKASI

Pengajuan Ruang Pers dua arah dan fasilitas press room bagi Pokja Wartawan Kota Bekasi menjadi salah satu hal yang dibahas dalam komunikasi antara wartawan dengan Pemerintah Kota Bekasi. Fasilitas tersebut dinilai penting untuk mendukung kerja jurnalistik sekaligus memperkuat komunikasi antara insan pers dengan pemerintah daerah.

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokompim) Sekretariat Daerah Kota Bekasi, Widy Tiawarman, S.STP, M.Si, mengatakan hubungan komunikasi antara pemerintah daerah dengan wartawan selama ini telah berjalan dengan baik, sebelum tahu bahwa ada kendala di Pokja wartawan. Menurut dia, akses media terhadap agenda Wali Kota dan Wakil Wali Kota juga terus difasilitasi melalui kehadiran langsung di kegiatan, doorstop, maupun distribusi rilis.

“Paling penting saya pertama ucapkan terima kasih kepada teman-teman wartawan, Pokja wartawan Kota Bekasi juga khususnya yang sudah selama ini kan kita sudah ada hubungan baik, kolaborasi baik dalam hal pemberitaan di lapangan,” ujar Widy.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Bekasi selama ini berupaya memberikan akses informasi kepada wartawan, termasuk bagi jurnalis yang tidak dapat hadir secara langsung dalam agenda pimpinan daerah. Informasi kegiatan tersebut antara lain disampaikan melalui rilis pemerintah serta komunikasi dengan jaringan media yang ada.

Terkait upaya penyampaian kendala sinergi antara Pokja Wartawan Kota Bekasi dan Diskominfo, Widy menyatakan dirinya siap menjadi penghubung agar komunikasi mengenai agenda maupun kebutuhan informasi media dapat berjalan lebih intensif.

“Boleh, Pak. Nanti saya akan jembatani teman-teman wartawan dengan Diskominfo, ya kan. Karena kan kami ini di satu daerah nih, Pak. Saya sebagai bagian dari Protokol Komunikasi Pimpinan nanti akan komunikasikan dengan Diskominfo supaya rekan-rekan, khususnya dari Pokja wartawan ini, bisa bergabung lebih solid lagi dalam hal pemberitaan di Kota Bekasi,” kata Widy.

Menurut Widy, keterlibatan wartawan dalam penyampaian informasi publik juga memiliki peran penting karena media dapat menjadi bagian dari ruang penyampaian aspirasi sekaligus kontrol sosial masyarakat, dan akan berjanji memberikan follow-up pada Walikota dan Diskominfostandi atas permintaan akses Jurnalis yang lebih berimbang dan ikut dalam prinsip Check and Balance di Pemberitaan Pemerintah Kota Bekasi.

Dalam kesempatan tersebut, wartawan juga menyampaikan kebutuhan terhadap fasilitas ruang pers sebagai tempat kerja dan komunikasi bagi wartawan yang melakukan peliputan di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi. Keberadaan press room dinilai dapat menunjang keterbukaan informasi dan memudahkan koordinasi antara wartawan dengan pihak pemerintah.

Menanggapi pengajuan tersebut, Widy mengatakan pihaknya akan membicarakan lebih lanjut kebutuhan press room tersebut. Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bekasi terbuka terhadap pembahasan mengenai fasilitas bagi wartawan.

“Enggak. Kita terbuka, kita terbuka hal kayak gitu. Nanti kalau kalau kaitannya dengan press room nanti saya bicarakan lagi lebih lanjut, ya. Saya tanyakan ya,” ujar Widy.

Selain persoalan fasilitas, komunikasi mengenai distribusi informasi agenda pimpinan daerah juga menjadi bagian dari pembahasan. Widy menyebut pihaknya akan berkoordinasi dengan Diskominfo, termasuk melalui unsur kehumasan, agar komunikasi dengan Pokja Wartawan Kota Bekasi dapat berjalan lebih terarah.

Ia juga menegaskan bahwa rilis pemerintah merupakan salah satu bentuk penyampaian informasi mengenai program dan kegiatan yang telah direncanakan pemerintah. Sementara itu, wartawan tetap memiliki ruang profesional untuk mengembangkan pemberitaan dari berbagai sudut pandang sesuai kaidah jurnalistik.

“Nanti kita akan fasilitasi, Pak. Nanti kita fasilitasi semuanya, Abang, dengan Diskominfo, lain-lainnya. Kalau memang nanti kan bergabung dalam Pokja atau dari nanti juga ada dari Pokja-Pokja yang lainnya juga,” tutur Widy.

Pembahasan mengenai press room tersebut selanjutnya akan dikomunikasikan lebih lanjut oleh Prokompim dengan pihak terkait. Pokja Wartawan Kota Bekasi berharap adanya fasilitas tersebut dapat mendukung kerja jurnalistik sekaligus memperkuat komunikasi dua arah antara wartawan dan Pemerintah Kota Bekasi dalam penyampaian informasi kepada masyarakat. ( Hery Sulistyo )