Menteri Ketenagakerjaan Prof. Yassierli, S.T., M.T., Ph.D. Buka Orientasi Peserta Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 Batch V

ELEGANNEWS KOTA BEKASI 

Kegiatan orientasi dan pembekalan peserta Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 Gelombang Kelima resmi digelar di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bekasi, Jalan Guntur Raya No.1, Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, pada Jumat, ( 16/ 10/ 2026 ). Acara ini dibuka langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan, Prof. Yassierli, S.T., M.T., Ph.D.

Dalam keterangannya, Menteri Yassierli menyampaikan bahwa program ini telah memasuki gelombang kelima. “Jadi sudah berjalan empat batch, ini batch yang kelima, bahkan sekarang kita sudah mulai buka pendaftaran untuk batch keenam,” ungkap beliau.


Sebanyak 14.000 peserta tercatat mengikuti kegiatan ini. Sekitar 500–600 orang hadir secara langsung di lokasi, sementara peserta lainnya mengikuti secara daring dari 42 balai pelatihan yang tersebar dari Aceh, Sorong, hingga Jayapura. Turut disampaikan juga testimoni dari lulusan pelatihan yang telah berhasil bekerja dan mandiri.

Target 350.000 Peserta Siap Kerja

Program pelatihan vokasi merupakan program strategis pemerintah untuk menciptakan tenaga kerja yang kompeten. Fokus utamanya adalah lulusan SMA dan SMK, namun terbuka juga bagi masyarakat umum dengan berbagai pilihan kejuruan yang tersedia.

“Tahun ini kita punya target melatih sekitar 340.000 hingga 350.000 orang. Harapannya, mereka bukan lagi sebagai pengangguran, melainkan tenaga kerja yang siap diserap industri. Saat ini tingkat penyerapan lulusan pelatihan mencapai sekitar 40%, dan kita menargetkan angka tersebut dapat meningkat hingga 70% ke depannya,” jelas Menteri Yassierli.

Tiga Strategi Pengembangan Vokasi

Untuk mencapai target tersebut, pemerintah menetapkan tiga langkah utama: memperkuat kolaborasi dengan dunia industri dan kawasan ekonomi khusus; terus memperbarui kurikulum agar sesuai kebutuhan pasar kerja; serta memperluas informasi pelatihan sehingga seluruh masyarakat mendapatkan kesempatan yang sama.

Perluasan Balai Pelatihan & Pusat Khusus Disabilitas

Saat ini terdapat 42 balai pelatihan yang tersebar di seluruh Indonesia. Tahun depan direncanakan bertambah minimal 14 balai baru, sehingga total menjadi 56 balai, dengan target jangka panjang agar setiap provinsi memiliki minimal satu balai pelatihan.

Pemerintah juga tengah menyiapkan pusat pelatihan khusus bagi penyandang disabilitas di lingkungan BBPVP Bekasi. “Tahun ini saja sudah ada 1.013 orang penyandang disabilitas yang kita latih. Insyaallah tahun depan gedung khusus ini selesai dibangun dan akan menjadi percontohan, bahkan mungkin yang pertama di Indonesia. Pemerintah hadir untuk mereka,” tegas beliau.

Di akhir kunjungan, Menteri Ketenagakerjaan meninjau langsung ruang praktik pelatihan, termasuk jurusan elektronika, refrigrasi, pariwisata, dan barista. ( Edo Cassanova )