Berita  

Aktivis Pemuda Bekasi Timur Soroti Indikasi Kecurangan SPMB 2026 Desak Disdik Jabar Bertanggung Jawab

ELEGANNEWS KOTA BEKASI

Mewakili Aktivis Pemuda Se-Bekasi Timur, Fiki mengkritisi pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA Negeri 1 Kota Bekasi, Fiki menyebut proses seleksi yang digelar secara daring ini masih menyisakan banyak persoalan serius setiap tahun di SMA Negeri 1 Kota Bekasi yang dimana menjadi wilayah pantauannya Jum’at,( 5/06/2026 ).

Menurut Fiki , dari hasil pemantauan dan penelusuran mereka, ditemukan berbagai indikasi ketidak terbukaan (transparansi), manipulasi sistem aplikasi, serta kebijakan diskriminatif yang membuka peluang praktik curang sejak proses hingga pasca-seleksi.

Dengan adanya kejadian kemarin siang (kamis,4 juni 2026) sekitar 17 Orang tua murid yang hadir di SMA Negeri 1 Kota Bekasi mempertanyakan kejelasan soal Perubahan Nilai dan Peringkat, Aktivis Pemuda Bekasi Timur Meminta kepada Pihak KCD Wil 3 Jabar & Kepala Sekolah SMA Negeri 1 harus bertemu dan berdialog dengan beberapa orang tua murid yang melapor .

Aktivis Pemuda Bekasi Timur Soroti indikasi Kecurangan SPMB 2026

Desak Disdik Jabar Bertanggung Jawab

Fiki Mohi Aktivis Pemuda Se-Bekasi Timur mengkritisi pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA Negeri 1 Kota Bekasi, Fiki menyebut proses seleksi yang digelar secara daring ini masih menyisakan banyak persoalan serius setiap tahun di SMA Negeri 1 Kota Bekasi yang dimana menjadi wilayah pantauannya.

Menurut Fiki , dari hasil pemantauan dan penelusuran mereka, ditemukan berbagai indikasi ketidak terbukaan (transparansi), manipulasi sistem aplikasi, serta kebijakan diskriminatif yang membuka peluang praktik curang sejak proses hingga pasca-seleksi.

Dengan adanya kejadian tadi siang (kamis,4 juni 2026) sekitar 17 Orang tua murid yang hadir di SMA Negeri 1 Kota Bekasi mempertanyakan kejelasan soal Perubahan Nilai dan Peringkat, Aktivis Pemuda Bekasi Timur Meminta kepada Pihak KCD Wil 3 Jabar,Kepala Sekolah SMA Negeri 1,Ombudsman & Kejaksaan harus bertemu dan berdialog dengan beberapa orang tua murid yang melapor.

“Kami menilai pelaksanaan SPMB tahun ini justru mengulang kesalahan fatal dari tahun-tahun sebelumnya. Indikasi kecurangan masih terjadi, dan ini sangat memprihatinkan. Dunia pendidikan seharusnya bersih dari hal-hal seperti ini,Dan kami minta pihak terkait untuk segera menuntaskan dan berdialog dengan para orang tua yang melapor. harus tegas dan transparansi” ujar Fiki

“Kami menilai pelaksanaan SPMB tahun ini justru mengulang kesalahan fatal dari tahun-tahun sebelumnya. Indikasi kecurangan masih terjadi, dan ini sangat memprihatinkan. Dunia pendidikan seharusnya bersih dari hal-hal seperti ini,Dan kami minta pihak terkait untuk segera memberikan solusi, menuntaskan masalah dan berdialog dengan para orang tua yang melapor. dan kami minta kehadiran Ombudsman & Kejaksaan Kota Bekasi memantau hasil dialog dengan para orang tua murid ” tegas Fiki