Berita  

Dukung Pemuda Berkarya, Oloan Nababan Siap Kawal Aspirasi Karang Taruna Lewat Reses di Rawa Lumbu

ELEGANNEWS KOTA BEKASI 

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Bekasi, Oloan Nababan, menegaskan komitmennya mendukung peran generasi muda sebagai penggerak pembangunan lingkungan. Komitmen tersebut disampaikannya saat menggelar Reses II Masa Sidang Tahun 2026 di RW 10, Kelurahan Rawa Lumbu, Minggu (12/7/2026).

Menurut Oloan, pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga harus dibarengi dengan pembinaan generasi muda melalui kegiatan yang produktif dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Kalau anak muda dipenuhi kegiatan positif, masa depan lingkungan juga akan positif.

Tetapi kalau anak mudanya kehilangan arah, dampaknya akan dirasakan oleh masyarakat secara luas. Karena itu Karang Taruna harus menjadi garda terdepan yang memberi contoh melalui kegiatan-kegiatan yang bermanfaat,” ujar anggota DPRD Kota Bekasi dari Daerah Pemilihan Rawalumbu, Mustikajaya, dan Bantargebang tersebut.

Pernyataan itu disampaikan sebagai tanggapan atas aspirasi Ketua Karang Taruna RW 010, Saddam Moertaza, yang mengungkapkan bahwa setiap penyelenggaraan peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, para pemuda kerap terkendala keterbatasan anggaran untuk melaksanakan berbagai perlombaan dan kegiatan sosial di lingkungan.

Selain mengapresiasi bantuan pembangunan yang sebelumnya telah terealisasi, termasuk pemanfaatan dana hibah untuk sarana olahraga, Saddam berharap perhatian terhadap aktivitas kepemudaan dapat terus ditingkatkan agar Karang Taruna semakin aktif menggerakkan masyarakat.

Merespons hal tersebut, Oloan menyampaikan dukungan nyata dengan memberikan bantuan pribadi sebesar Rp2 juta sebagai stimulus bagi pelaksanaan kegiatan HUT Kemerdekaan RI di lingkungan RW 010.

Menurutnya, bantuan tersebut merupakan bentuk motivasi agar para pemuda terus aktif berorganisasi, berolahraga, dan menggelar kegiatan sosial yang mampu mempererat kebersamaan warga.

Selain dukungan terhadap kegiatan kepemudaan, Karang Taruna juga mengusulkan pemasangan jaring pelindung di sekitar lapangan olahraga. Fasilitas itu dinilai penting untuk mencegah bola keluar lapangan dan mengenai rumah warga hingga menyebabkan kaca pecah. Oloan pun langsung meminta stafnya mencatat usulan tersebut agar dapat diperjuangkan dalam pembahasan perubahan anggaran.

Dalam forum reses yang berlangsung interaktif tersebut, warga juga menyampaikan berbagai aspirasi lain, mulai dari peningkatan keamanan melalui pemasangan CCTV, normalisasi saluran air, peninggian pagar PAUD, hingga penataan bantaran kali menjadi ruang terbuka hijau.

Pada kesempatan yang sama, Oloan juga memberikan penjelasan mengenai mekanisme perencanaan pembangunan daerah. Ia menerangkan bahwa seluruh aspirasi hasil reses akan dihimpun sebagai usulan dalam penyusunan program pembangunan Tahun Anggaran 2028.

Meski demikian, ia memastikan usulan yang dinilai mendesak tetap akan diperjuangkan agar dapat direalisasikan lebih cepat melalui Perubahan APBD Tahun 2026 maupun APBD Tahun 2027.

“Kalau ada yang sifatnya urgen, tentu akan kita upayakan agar bisa masuk pada perubahan anggaran atau tahun anggaran berikutnya. Semua usulan akan kami catat dan kawal sesuai mekanisme yang berlaku,” tegasnya.

Menutup kegiatan reses, Oloan meminta seluruh aspirasi masyarakat didokumentasikan secara sistematis agar tidak berhenti sebagai bahan diskusi, tetapi benar-benar menjadi dasar perjuangannya dalam pembahasan anggaran daerah.

“Yang paling penting semua aspirasi tercatat. Kalau tidak ditulis bisa saja terlupakan. Tugas kami adalah mengawal agar setiap usulan masyarakat memiliki peluang untuk direalisasikan sesuai skala prioritas dan kemampuan anggaran daerah,” pungkasnya. ( Slam )