ELEGANNEWS KOTA BEKASI
Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Bekasi mulai memantapkan langkah politik menuju Pemilu 2029 dengan memperkuat struktur organisasi hingga tingkat ranting. Penguatan basis kader tersebut menjadi bagian dari upaya mencapai target masuk tiga besar partai politik di Kota Bekasi sekaligus meraih delapan kursi di DPRD.
Upaya itu dibahas dalam Konsolidasi Pra-Musyawarah Ranting (Pra-Musran) DPC PAN Bekasi Utara yang berlangsung di kediaman Ketua DPC PAN Bekasi Utara, Lukman Hakim atau Alex Jiblo, Jumat (23/10/2026) malam.

Ketua DPD PAN Kota Bekasi, Achmad Rivai, mengatakan pembentukan kepengurusan di tingkat bawah menjadi fondasi penting bagi partai untuk memperkuat organisasi sekaligus menjaga kedekatan dengan konstituen.
“Hari ini kita konsolidasi. Alhamdulillah dari DPC dan enam kelurahan di Bekasi Utara rantingnya sudah terbentuk. Ini bagian dari konsolidasi tingkat ranting, bagaimana kita merawat untuk membesarkan PAN,” ujar Rivai usai acara.
Menurut Rivai, penguatan organisasi bukan hanya dilakukan di Bekasi Utara, melainkan juga di sejumlah kecamatan lain, di antaranya Pondok Gede, Pondok Melati, Bantar Gebang, dan Mustikajaya.
Seluruh pergerakan tersebut dijalankan dengan semangat ‘Merawat Akar Menuju Masa Depan’, yang menitikberatkan pada penguatan kader serta pemeliharaan hubungan dengan masyarakat sebagai basis dukungan partai.
Rivai turut mengapresiasi aktivitas kader di lapangan, terutama di Bekasi Utara dan Pondok Gede yang dinilai dapat menjadi contoh bagi wilayah lain. Ia menyoroti loyalitas konstituen di kedua wilayah tersebut yang menurutnya tetap terjaga tanpa mengandalkan politik uang.
Setelah pembentukan kepengurusan DPC dan ranting, PAN Kota Bekasi akan melanjutkan agenda organisasi melalui pelantikan pengurus DPC se-Kota Bekasi pada 25 Oktober 2026. Kegiatan tersebut kemudian dilanjutkan dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) untuk memperkuat arah kerja partai.
Sementara itu, menanggapi pertanyaan mengenai isu Pergantian Antar Waktu (PAW) yang melibatkan Lukman Hakim, Rivai menyatakan bahwa persoalan tersebut harus mengikuti mekanisme internal partai yang berlaku di tingkat pusat.
“Kalau PAW, kita kembali lagi ke mekanisme partai yang sekarang ada di Mahkamah Partai di pusat. Nanti kalau ada perkembangan lagi tentu akan kita sampaikan,” jelasnya.
Rivai juga mengajak masyarakat dari berbagai latar belakang untuk berpartisipasi dan bergabung bersama PAN. Menurutnya, keterbukaan terhadap keberagaman menjadi bagian dari upaya memperluas dukungan sekaligus membesarkan partai di Kota Bekasi.
Menjelang kontestasi politik 2029, ia menegaskan bahwa target tiga besar dan delapan kursi DPRD membutuhkan optimisme serta kerja bersama seluruh kader.
“Pesan untuk kader PAN Kota Bekasi, ayo sama-sama kita membesarkan PAN. Intinya bagaimana kita bisa menjadi tiga besar di Kota Bekasi dan menargetkan delapan kursi. Kita harus optimis,” pungkas Rivai. ( Hery Sulistyo )













