ELEGANNEWS KOTA BEKASI
Kota Bekasi kembali menegaskan dominasinya di cabang olahraga panahan. Dalam ajang Bekasi Open Archery Tournament 2026, Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kota Bekasi berhasil keluar sebagai juara umum setelah mengoleksi 23 medali emas, 23 perak, dan 28 perunggu.
Kejuaraan yang berlangsung pada 27 April hingga 2 Mei 2026 di Lapangan Multiguna ini diikuti ratusan atlet dari wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat. Selain menjadi ajang kompetitif, turnamen ini juga dimanfaatkan sebagai bagian dari proses pemetaan kekuatan atlet menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026.

Ketua Pengcab Perpani Kota Bekasi, Sardi Efendi, menyampaikan apresiasi atas kerja keras para atlet yang telah mengharumkan nama daerah. Ia menilai capaian ini merupakan buah dari pembinaan yang berkelanjutan.
“Alhamdulillah, hasil ini patut disyukuri. Para atlet telah menunjukkan kemampuan terbaiknya hingga kita bisa kembali menjadi juara umum,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026).
Sardi menegaskan, konsistensi prestasi di bidang olahraga, khususnya panahan, menjadi indikator kuat bahwa Kota Bekasi layak menyandang predikat sebagai kota olahraga.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa Bekasi semakin mengukuhkan diri sebagai sport city, dengan dukungan atlet-atlet muda yang terus berkembang dan berprestasi,” katanya.
Lebih lanjut, ia menyebut keberhasilan ini akan menjadi bekal penting dalam menghadapi Porprov Jawa Barat yang akan digelar pada Oktober mendatang. Pihaknya pun telah menyiapkan langkah lanjutan, termasuk mengikuti sejumlah kejuaraan sebagai bagian dari pematangan tim.
“Kita akan terus mengasah kemampuan atlet, termasuk dengan mengikuti event berikutnya agar persiapan menuju Porprov semakin maksimal,” tambahnya.
Apresiasi juga datang dari Wakil Ketua II Pengprov Perpani Jawa Barat, Yunan Sufaryaman. Ia menilai penyelenggaraan turnamen di Bekasi berjalan sukses sekaligus menjadi bukti keseriusan daerah dalam membina atlet.
“Di tengah keterbatasan, event ini tetap bisa terselenggara dengan baik. Ini bagian dari upaya mempersiapkan atlet menuju BK PON 2027,” ujarnya.
Yunan menambahkan, keberhasilan Kota Bekasi mempertahankan gelar juara umum setelah sebelumnya juga meraih hasil serupa pada 2024 di Cirebon—menjadi bukti nyata adanya kesinambungan pembinaan.
“Ini menunjukkan sistem pembinaan berjalan dengan baik, termasuk sinergi antara pengurus dan klub-klub panahan di Kota Bekasi,” tutupnya.
Capaian ini semakin memperkuat posisi Kota Bekasi sebagai salah satu kekuatan utama panahan di Jawa Barat, sekaligus membuka peluang besar untuk meraih prestasi lebih tinggi di level provinsi maupun nasional.













