ELEGANNEWS KOTA BEKASI
Kepedulian terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat menjadi perhatian Pengurus Ranting PDI Perjuangan Kelurahan Pejuang melalui kegiatan penyemprotan atau fogging di wilayah RT 001/RW 001, Kelurahan Pejuang, Kota Bekasi. Minggu, ( 27/9/2026).
Kegiatan tersebut tidak hanya difokuskan pada upaya pencegahan potensi berkembangnya nyamuk penyebab penyakit demam berdarah, dan menjadi ruang bagi pengurus partai untuk berinteraksi secara langsung dengan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi berbagai kebutuhan lingkungan yang disampaikan warga.
Pelaksanaan kegiatan turut dihadiri perwakilan Pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi bersama jajaran pengurus Ranting PDI Perjuangan Kelurahan Pejuang serta unsur masyarakat setempat.
Dalam kesempatan tersebut, warga diberikan ruang untuk menyampaikan berbagai kebutuhan dan persoalan yang berkaitan dengan lingkungan maupun kehidupan sosial di wilayahnya.
Dialog yang berlangsung dalam suasana terbuka, dengan menempatkan aspirasi warga sebagai bagian penting dalam kegiatan kemasyarakatan.
Kegiatan fogging dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi lingkungan, khususnya dalam mengantisipasi keberadaan nyamuk yang berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan.
Meski demikian, upaya pemberantasan sarang nyamuk tetap membutuhkan peran aktif masyarakat melalui pola hidup bersih dan menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.
Ketua Ranting PDI Perjuangan Kelurahan Pejuang, Abdul Rachman mengatakan, pentingnya keberadaan organisasi politik di tengah masyarakat tidak hanya dalam momentum politik, tetapi juga melalui kegiatan sosial dan kemasyarakatan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga.
Jajaran pengurus Ranting PDI Perjuangan Kelurahan Pejuang juga menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat di tingkat lingkungan.
Selain pelaksanaan fogging, proses penyerapan aspirasi menjadi salah satu bagian utama kegiatan. Berbagai masukan warga menjadi bahan untuk diperhatikan dan diteruskan sesuai kewenangan serta mekanisme yang berlaku.
Bagi warga, kegiatan ini menjadi momentum untuk menyampaikan secara langsung kondisi lingkungan dan kebutuhan masyarakat. Aspirasi yang muncul diharapkan dapat menjadi bahan perhatian dalam mendorong penyelesaian persoalan masyarakat secara bertahap dan sesuai skala prioritas.
Melalui kegiatan sosial dan dialog bersama warga, kepedulian terhadap kesehatan dan lingkungan diharapkan dapat berjalan beriringan dengan penguatan komunikasi masyarakat, sehingga persoalan di tingkat lingkungan dapat lebih cepat diatasi.













