ELEGANNEWS KOTA BEKASI
Warga RT 01, 02, 03, dan RT 04 RW 005, Kelurahan Harapan Mulya, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, mengeluhkan kualitas air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang disebut telah mengalami kekeruhan disertai aroma tak sedap selama hampir dua bulan.
Kondisi tersebut menjadi keluhan warga RW 005 dalam kegiatan serap aspirasi saat Reses III Anggota DPRD Kota Bekasi Rudy Heryansah di daerah pemilihannya. Warga mengekuhkan lantaran air bersih mereka gunakan setiap hari untuk menunjang berbagai aktivitas rumah tangga, mulai dari mandi, mencuci, hingga keperluan sanitasi, berwarna keruh dan beraroma tak sedap.
Keluhan ini menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Pasalnya, air yang secara fisik tampak keruh dan mengeluarkan aroma tidak sedap membuat warga merasa khawatir untuk menggunakannya, terutama apabila kualitas air tersebut belum dipastikan aman bagi kesehatan.
Sejumlah warga mengatakan, persoalan ini bukan sekadar menyangkut kenyamanan pelayanan, melainkan juga berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terhadap air bersih yang layak dan berkualitas, ucapnya pada Sabtu, ( 10/10/2026 )
Kondisi tersebut sudah berlangsung hampir selama dua bulan membuat warga berharap pihak pengelola layanan air bersih segera melakukan pemeriksaan menyeluruh guna mengetahui penyebab perubahan kualitas air yang diterima pelanggan, ujarnya.
Warga juga mengharapkan adanya langkah konkret, mulai dari pemeriksaan jaringan distribusi, penelusuran kemungkinan sumber pencemaran, hingga pengujian kualitas air berdasarkan standar kesehatan yang berlaku.
Selain penanganan teknis, keterbukaan informasi kepada masyarakat dinilai penting agar warga mengetahui penyebab permasalahan, langkah perbaikan yang sedang dilakukan, serta perkiraan waktu pemulihan layanan apabila informasi tersebut telah tersedia. Kepastian tersebut diperlukan agar masyarakat tidak terus berada dalam ketidakjelasan saat menghadapi persoalan kebutuhan air bersih sehari-hari.
Air bersih merupakan salah satu unsur penting dalam menjaga kesehatan dan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, kualitas air yang didistribusikan kepada pelanggan perlu mendapatkan perhatian serius, terutama ketika muncul perubahan warna dan aroma yang tidak biasa.
Secara umum, air yang keruh atau berbau tidak semestinya langsung dianggap aman untuk digunakan tanpa pemeriksaan lebih lanjut. Warga disarankan menghindari penggunaan air tersebut untuk minum dan memasak sampai kualitasnya dipastikan aman oleh pihak berwenang.
Dalam situasi seperti ini, pemeriksaan laboratorium menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan apakah air memenuhi persyaratan kualitas air yang berlaku.
Pihak pengelola diharapkan dapat memberikan penjelasan secara terbuka serta menyampaikan langkah pemeriksaan dan tindak lanjut yang akan dilakukan. Apabila terdapat gangguan pada kualitas air, masyarakat tentu membutuhkan informasi yang jelas dan penanganan yang terukur.
Lebih lanjut keluhan warga RT 01 hingga RT 04 RW 005 Kelurahan Harapan Mulya sudah disampaikan pada pihak PDAM, namun tidak mendapati tanggapan. Warga berharap persoalan yang telah berlangsung hampir dua bulan tersebut segera mendapat perhatian dan penanganan serius, disertai pemeriksaan yang transparan serta informasi yang mudah dipahami masyarakat.
Masyarakat tidak sekadar mengharapkan air mengalir dari keran, tetapi juga air yang memenuhi standar kualitas, tidak menimbulkan kekhawatiran, dan dapat digunakan sesuai peruntukannya.













