ELEGANNEWS KOTA BEKASI
Pengaruh lingkungan dan arus informasi di media sosial terhadap perkembangan perilaku anak menjadi salah satu perhatian dalam Talkshow Bersama Generasi Muda bertema “Waspada LGBTQ” yang digelar Komisi Ukhuwah Islamiyah MUI Kota Bekasi di Kantor MUI Kota Bekasi, Selasa (11/8/2026).
Hadir sebagai pembicara, Ny. Wahyuningsih, M.Psi., Akademisi sekaligus Dosen dari Lembaga Jamiat Al Kheir, Jakarta Pusat. Dalam pemaparannya, Wahyuningsih membahas persoalan tersebut dari perspektif psikologis, termasuk bagaimana anak di bawah umur menerima, memahami, dan merespons berbagai informasi yang mereka peroleh dari lingkungan maupun media sosial.
Menurut Wahyuningsih, kemampuan anak dalam memahami informasi berbeda dengan orang dewasa. Karena itu, informasi yang diterima anak, terutama melalui media sosial, perlu mendapatkan perhatian dan pendampingan agar mereka memperoleh pemahaman yang tepat.
Ia menjelaskan, lingkungan menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi informasi dan pemahaman yang diperoleh anak. Di tengah semakin mudahnya akses terhadap berbagai konten digital, anak dapat menemukan beragam informasi yang belum tentu sesuai dengan usia maupun tingkat pemahamannya.
“Kalau perilaku di bawah umur kan prosesnya terkait dengan bagaimana kemampuan anak ini terhadap informasi dan data-data yang dia dapat, ya. Nah, data-data ini kan biasanya terpengaruh dari lingkungan, dari media sosial. Alangkah baiknya kita sebagai komunitas yang lebih besar melakukan penanggulangannya dengan mengordinasi anak-anak ini mendapatkan informasi yang tepat dan pengarahan yang tepat,” tutur Wahyuningsih.
Karena itu, menurutnya, upaya memberikan pendampingan kepada anak tidak dapat hanya dibebankan kepada keluarga. Diperlukan keterlibatan komunitas dan lingkungan yang lebih luas untuk memastikan anak mendapatkan informasi yang tepat sekaligus pengarahan yang sesuai dengan usia dan tahap perkembangannya.
Selain membahas pengaruh informasi dan media sosial, talkshow tersebut juga menyoroti perhatian terhadap perilaku seksual pada individu maupun kelompok, dampaknya terhadap lingkungan, serta konsekuensi psikologis yang dapat dialami pihak-pihak yang terdampak.
Wahyuningsih menekankan pentingnya menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak. Komunikasi antara orang tua dan anak, perhatian terhadap perubahan perilaku, serta pendampingan dalam menggunakan media sosial menjadi bagian penting dalam menghadapi berbagai tantangan yang muncul di era digital. ( Hery Sulistyo )













