ELEGANNEWS KOTA BEKASI
Badan Kepegawaian dan Pengembangan Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bekasi memberikan klarifikasi terkait kendala absensi check out Pegawai/ASN/PPPK melalui aplikasi BeeTri seusai pelaksanaan Pesona Nusantara Bekasi Keren (PNBK) III pada Minggu (30/8).
Sekretaris BKPSDM Kota Bekasi, Dra. Lusi Silawati, M.Si., menjelaskan kendala terjadi saat waktu check out yang bertepatan sekitar pukul 10.30 WIB. Pada waktu tersebut, terjadi lonjakan akses aplikasi secara bersamaan sehingga sebagian pegawai mengalami kesulitan melakukan absensi.

Hal tersebut disampaikan Lusi saat ditemui dalam wawancara di Kantor BKPSDM Kota Bekasi, Selasa (1/9/2026).
Menurut Lusi, kendala yang terjadi bukan disebabkan oleh aplikasi BeeTri-nya yang bermasalah. Tingginya jumlah pengguna yang mengakses aplikasi dalam waktu bersamaan menjadi faktor yang perlu menjadi perhatian.
“Karena ada lonjakan traffic yang sangat tinggi pada saat check out jam 10.30 maka aplikasi BeeTri banyak yang kendala, soalnya ada 20.000 lebih Pegawai yang akses di jam tersebut,” ujar Lusi.
Ia menambahkan, secara umum kondisi server aplikasi dalam keadaan baik. Namun, tingginya trafik akibat puluhan ribu pegawai mengakses sistem secara bersamaan menyebabkan proses absensi mengalami kendala.
“Secara server sudah baik, hanya saja lonjakan akses yang jadi poin perhatian kami,” katanya.
BKPSDM menyatakan persoalan tersebut menjadi bahan evaluasi, terutama dalam menghadapi kegiatan atau agenda besar yang melibatkan jumlah pegawai dalam skala besar. Evaluasi akan dilakukan agar kendala serupa dapat diminimalkan pada pelaksanaan kegiatan berikutnya.
Lusi mengatakan, koordinasi dengan Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfostandi) Kota Bekasi juga akan diperkuat, khususnya dalam mengantisipasi kebutuhan kapasitas sistem ketika terjadi lonjakan akses.
“Ini juga yang menjadi bahan evaluasi kami juga, bahan evaluasi kami di internal ketika nanti misalnya ada event lagi, kita juga harus mempertimbangkan nih dari sisi kami, bahwa ya ini kita harus misalnya minta tolong koordinasi ke Diskominfo untuk diberikan penguat,” jelasnya.
BKPSDM menegaskan evaluasi tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapan sistem absensi digital, terutama pada agenda besar yang menyebabkan ribuan hingga puluhan ribu pegawai mengakses aplikasi secara bersamaan.
Ke depan, BKPSDM Kota Bekasi akan memperkuat koordinasi dengan Diskominfostandi agar aspek teknis dan kesiapan sistem dapat diperhitungkan lebih awal sebelum pelaksanaan kegiatan dengan potensi lonjakan akses tinggi. ( Hery Sulistyo )













