Berita  

Murfati Lidianto Soroti Banjir di Pejuang, Perbaikan Turap dan Saluran Air Disiapkan menjelang musim hujan

ELEGANNEWS KOTA BEKASI 

Persoalan banjir dan perbaikan saluran air menjadi aspirasi utama warga RW 017, Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi. Masalah tersebut disampaikan dalam kegiatan Jaring Aspirasi Masyarakat pada agenda Reses III DPRD Kota Bekasi yang digelar Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi Gerindra, Murfati Lidianto, S.E., M.A., Sabtu (10/10/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan RW dan RT serta warga setempat. Pertemuan ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan lingkungan, terutama terkait penanganan genangan dan pembenahan infrastruktur saluran air yang dinilai perlu mendapat perhatian.


Murfati mengatakan, wilayah RW 017 termasuk kawasan dengan kondisi geografis yang relatif rendah dibandingkan sejumlah wilayah lain di Kelurahan Pejuang. Keberadaan pompa air selama ini membantu mengurangi genangan melalui proses penyedotan air.

“Hampir kalau dilihat sih Kelurahan Pejuang ini yang terdalam adalah RW 17 ya. Tapi karena dia ada pompa, jadi selesailah gitu kan, langsung mesin airnya, ada pompanya, jadi disedot langsung,” ujar Murfati.

Selain mengandalkan pompa air, penanganan banjir juga membutuhkan pembenahan saluran dan penguatan turap agar aliran air dapat terkendali. Kondisi turap yang mengalami kebocoran menjadi salah satu hal yang disoroti dalam upaya memperbaiki sistem drainase di wilayah tersebut.

Murfati menyampaikan, perbaikan turap saluran dan pembangunan saluran air menjadi bagian dari langkah yang akan dilakukan. Ia juga menyoroti aliran air dari area persawahan yang berpotensi masuk ke permukiman warga sehingga diperlukan upaya untuk mengendalikan alirannya.

“Kita akan merapikan turap saluran ya. Karena kan turap kan banyak yang bocor-bocor, jadi kan kita perbaiki. Kemudian juga membuat saluran air. Kemudian dari sawah ke sininya kami akan membuat tembok ya, untuk supaya air sawah itu tidak mengalir ke sini,” imbuh Murfati.

Ia juga berharap penertiban lahan di daerah aliran sungai (DAS) Tanah Apit yang dilakukan sebelumnya dapat memberikan dampak positif terhadap proses normalisasi sungai, terutama menjelang musim hujan. Menurutnya, penataan kawasan tersebut penting untuk mendukung kelancaran aliran air dan mengurangi potensi genangan di wilayah sekitar.

Aspirasi yang disampaikan warga RW 017 tersebut menunjukkan pentingnya penanganan banjir melalui perbaikan infrastruktur secara menyeluruh, mulai dari pembenahan turap, pembangunan saluran air, pengendalian aliran air dari kawasan persawahan, hingga normalisasi sungai.

Melalui kegiatan Reses III ini, aspirasi masyarakat diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan kebutuhan pembangunan di wilayah Kelurahan Pejuang, khususnya untuk mengurangi risiko genangan dan meningkatkan kenyamanan warga saat menghadapi musim hujan. ( Hery Sulistyo )