Tri Adhianto Soroti Tingginya Angka Judi Online di Bekasi Utara, Pemkot Siapkan Langkah Penanganan

ELEGANNEWS KOTA BEKASI 

Masuknya Kecamatan Bekasi Utara dalam lima besar wilayah dengan pengguna judi online terbanyak di Indonesia menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Bekasi. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan bahwa persoalan tersebut harus segera ditangani melalui langkah yang terukur dan melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Menurut Tri Adhianto, temuan tersebut menjadi pengingat bahwa bahaya judi online tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga mengancam ketahanan keluarga, kondisi sosial, hingga perekonomian masyarakat. Karena itu, ia meminta seluruh perangkat daerah untuk meningkatkan upaya pencegahan dan edukasi kepada warga.

“Harus ada upaya yang progresif dan masif dalam menyelesaikan persoalan ini. Saya juga mengajak masyarakat menggunakan akal sehat dan tidak mudah tergiur iming-iming keuntungan instan dari judi online,” ujar Tri Adhianto, Senin (13/7/2026).

Ia menilai, maraknya praktik judi online harus dilawan dengan kolaborasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, tokoh masyarakat, tokoh agama, lembaga pendidikan, hingga keluarga. Kesadaran masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam memutus mata rantai penyebaran judi online.

Tri juga mengingatkan bahwa dampak judi online sangat luas. Selain menguras kondisi ekonomi keluarga, praktik tersebut kerap memicu persoalan lain seperti konflik rumah tangga, meningkatnya tindak kriminal, hingga gangguan kesehatan mental.

Sebagai bagian dari upaya penanganan, Pemerintah Kota Bekasi terus mendorong berbagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Langkah ini diharapkan dapat memberikan alternatif penghasilan yang produktif sehingga masyarakat tidak tergoda mencari keuntungan melalui cara-cara yang merugikan.

“Kami terus menjalankan berbagai program untuk meningkatkan perekonomian keluarga. Harapannya masyarakat memiliki kesempatan memperoleh penghasilan yang layak melalui usaha yang halal, produktif, dan berkelanjutan,” kata Tri.

Pemkot Bekasi berharap sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan dapat menekan angka perjudian online sekaligus memperkuat ketahanan sosial di lingkungan warga. Dengan demikian, generasi muda dan keluarga di Kota Bekasi dapat terhindar dari dampak buruk praktik judi online yang semakin mengkhawatirkan. ( Slam )