ELEGANNEWS KOTA BEKASI
Penguatan kewaspadaan dini di tengah masyarakat menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga kondusivitas wilayah. Untuk mendukung upaya tersebut, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kota Bekasi melantik pengurus FKDM tingkat kecamatan se-Kota Bekasi sekaligus menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek), Selasa (27/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Gedung STPL Pambudi Luhur, Aula SRMA 13, Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, ini dilaksanakan setelah proses seleksi dan pemilihan pengurus FKDM di tingkat kecamatan selesai serta Surat Keputusan (SK) kepengurusan diterbitkan.
Ketua FKDM Kota Bekasi, Sugono, menjelaskan bahwa agenda tersebut merupakan tindak lanjut dari proses pemilihan pengurus yang telah dilaksanakan sebelumnya. Pelantikan sekaligus menjadi momentum pengukuhan dan penyerahan SK kepada para pengurus FKDM kecamatan.
“Hari ini kita kegiatan yang pertama melakukan pelantikan terhadap pengurus FKDM (Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat) Kota Bekasi, eh FKDM Kecamatan Se-Kota Bekasi. Yang sudah kita laksanakan sebelumnya melakukan seleksi dan pemilihan. Hari ini kita lantik ya, kita kukuhkan sekaligus penyerahan SK. Tadi pelantikan dilaksanakan dipimpin oleh Pak Wakil Wali Kota”, ujar Sugono.
Menurutnya, keberadaan FKDM di tingkat kecamatan memiliki peran strategis dalam membantu mendeteksi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat sejak dini. Dengan kepengurusan yang telah dikukuhkan, diharapkan koordinasi dan pelaksanaan program kewaspadaan dini dapat berjalan lebih optimal di seluruh wilayah Kota Bekasi.
Di sisi lain, Sugono juga menyoroti keterbatasan anggaran yang diterima FKDM Kota Bekasi pada tahun ini. Ia menyebutkan, anggaran organisasi tersebut mengalami pengurangan cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Memang pembiayaan FKDM ini kan sebagai organisasi plat merah tanggung jawab daripada pemerintah. Alhamdulillah tahun ini kita dikurangi dari tahun sebelumnya, tahun 2025. Sekarang separuhnya kurang ya dari tahun lalu. Ya, itu kurang lebih sekitar 200 lebih dikit ya, itu sangat-sangat minim dan alhamdulillah kita jalankan program dengan baik semuanya sampai hari ini ya”, imbuh Sugono.
Meski menghadapi keterbatasan anggaran, FKDM Kota Bekasi tetap berupaya menjalankan program kerja yang telah direncanakan. Sugono menegaskan, kondisi tersebut tidak menyurutkan komitmen organisasi dalam mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif di tengah masyarakat.
Ke depan, FKDM Kota Bekasi juga merencanakan kegiatan sosialisasi mengenai bahaya narkoba, terorisme, dan kenakalan remaja. Program tersebut akan melibatkan sejumlah narasumber, di antaranya dari Detasemen Khusus (Densus), Polres, serta internal FKDM untuk memberikan edukasi terkait penyalahgunaan narkoba.
Melalui pelantikan dan Bimtek ini, FKDM Kota Bekasi diharapkan semakin memperkuat kapasitas pengurus di tingkat kecamatan, khususnya dalam mengenali potensi kerawanan sosial, membangun koordinasi dengan pihak terkait, serta menyampaikan informasi dini mengenai kemungkinan gangguan ketenteraman masyarakat.
Dengan demikian, keberadaan FKDM di setiap kecamatan diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya bersama antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas Kota Bekasi. ( Hery Sulistyo )













