ELEGANNEWS KOTA BEKASI
Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kecamatan Pondok Gede berkomitmen penuh dalam memperkuat deteksi dini terhadap berbagai Potensi Ancaman, Tantangan, Hambatan, dan Gangguan (ATHG) demi mempertahankan iklim toleransi dan kondusivitas di wilayahnya Selasa,( 27/10/2026 )
Ketua FKDM Kecamatan Pondok Gede yang baru dilantik, Drajad Budiman, menyampaikan bahwa meskipun Kota Bekasi sempat mengalami dinamika peringkat sebagai kota toleran, peran aktif masyarakat dalam pelaporan dini tetap menjadi kunci utama. Saat ini, fokus perhatian FKDM Pondok Gede tertuju pada penanganan potensi tawuran remaja di tingkat SMP dan SMA.
”Secara umum wilayah Pondok Gede sangat kondusif dan relatif aman. Namun, tingkat kewaspadaan tetap kami utamakan. Fokus utama kami saat ini adalah mengantisipasi aksi tawuran antar-pelajar,” ujar Drajad.
Untuk pengawasan di 5 kelurahan—meliputi Jatiwaringin, Jaticempaka, Jatimakmur, Jaticempaka Baru, dan Jaticening Lama FKDM menyiagakan 11 personel yang berkoordinasi secara cepat melalui jaringan komunikasi digital. Pengawasan dilakukan secara terpadu setiap hari, khususnya pasca-ibadah Subuh untuk merespons laporan warga dengan sigap.
Langkah pencegahan ini juga didukung oleh sinergi lintas sektor bersama Polsek, Babinsa, Linmas kelurahan, hingga jajaran jajaran kecamatan dan kelurahan. Dengan pengalaman kepemimpinan organisasi di tingkat RW hingga kota, FKDM Pondok Gede optimistis dapat terus menjaga keamanan lingkungan secara swadaya dan berkelanjutan. ( Hery Sulistyo )













