ELEGANNEWS KOTA BEKASI
Himpunan Peduli Masyarakat Bekasi (HPMB) menggelar Talk Show “Merajut Silaturahmi, HPMB Bersama Masyarakat UMKM” dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 sekaligus HUT HPMB ke-2. Kegiatan berlangsung di Gedung Pertemuan PGRI Kota Bekasi, Pekayon, Bekasi Selatan, Selasa (25/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua HPMB Bekasi Edi Purwanto, S.E., Ketua DPRD Kota Bekasi Dr. Sardi Efendi, praktisi bisnis Hj. RR. Anugrah Yanuar, S.H., M.H., serta Aji Ali Sabana sebagai perwakilan KADIN Kota Bekasi. Talk show menjadi ruang diskusi untuk membahas berbagai persoalan sekaligus peluang pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Bekasi.
Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah masih banyaknya pelaku UMKM di setiap kecamatan yang belum memiliki legalitas usaha. Dalam kegiatan tersebut disampaikan bahwa Diskop UKM Kota Bekasi telah memberikan sosialisasi mengenai kemudahan pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikat halal sebagai bagian penting dalam memperkuat legalitas dan daya saing produk UMKM.
Selain legalitas, akses pembiayaan dan permodalan dengan bunga rendah juga menjadi pembahasan. Pelaku UMKM yang telah memiliki legalitas dinilai memiliki peluang untuk memperoleh akses pembiayaan guna mengembangkan kapasitas dan usahanya.
Pembahasan juga diarahkan pada pengembangan UMKM berorientasi ekspor. Sejumlah program pemerintah Kota Bekasi yang mendukung produk lokal untuk menembus pasar luar negeri turut disosialisasikan, termasuk berbagai aspek teknis yang perlu dipersiapkan pelaku usaha agar produknya dapat memiliki akses pemasaran ke pasar internasional.
Ketua HPMB Bekasi Edi Purwanto menilai program tersebut sangat penting untuk mendorong pelaku UMKM agar mampu berkembang dan naik kelas, terlebih di tengah tantangan ekonomi global yang turut berdampak terhadap perekonomian daerah. “Program ini sangat mendukung untuk UMKM naik kelas demi Kota Bekasi yang menghadapi tekanan ekonomi Global,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, HPMB mendorong terbangunnya sinergi antara pelaku UMKM, pemerintah, dunia usaha, dan berbagai pihak terkait. Dengan penguatan legalitas, akses permodalan, serta pembukaan peluang pasar ekspor, UMKM Kota Bekasi diharapkan semakin mampu berkembang dan meningkatkan daya saing, baik di pasar lokal maupun internasional. ( Hery Sulistyo)













